Pages

Senin, 11 November 2013

Share Data dengan Memanfaatkan Jaringan Wireless



1.       Pertama pilih File/Folder yang kita Share → Klik kanan →Pilih Properties →klik Sharing → pilih Share…

2.       Maka akan keluar tampilan seperti berikut

3.       Selanjutnya klik tanda panah pada dialog type name  →  lalu pilih “Everyone”
  
Lalu  Klik Add →  lalu kita ganti Permission Levelnya dengan  “Ride/Write”  →  Klik “Share”.  Maka Folder yang kita share sudah bisa terbuka di computer yang terkoneksi dengan jaringan kita.

Cara Remote Dekstop


Pertama Kita harus pastikan terhubung dengan computer yang akan kita remote, yang akan saya jelaskan dibawah adalah melalui jaringan peer to peer atau client server

Jika belum mengetahui tentang cara membuat jaringan peer to  peer anda bisa masuk di http://setyotkj.blogspot.com/2013/11/membangun-jaringan-peer-to-peer.html
1.       masuk ke menu Remote Dekstop > lalu isi User name atau IP lalu Klik Connect


2.       Jika komputer yang kita Remote memakai password kita akan diminta Password lalu tekan OK


3.       Maka akan ada tampilan seperti berikut . gambar di bawah adalah saat kita loading connect ke computer yang kita Remote


4.       Berikut kurang lebih tampilan saat sudah connect ke computer yang kita remote dan sudah dapat meremote computer yang akan kita remote



"Membangun jaringan Peer to Peer"



1.       Langkah pertama siapkan Kabel Cross over  > sambungkan masing – masing konektor kabel ke port LAN pada PC/ laptop anda.


2.       Secara otomatis port LAN akan mengidentifikasikan kabel yang telah kita pasang pada port LAN pada PC/laptop kita


      
3.       Setelah itu kita buka open network and sharing center dengan cara > klik kanan pada taskbar pilih icon Network




4.       Setelah itu kita membuat IP address dengan cara :
Klik open network and sharing center  > klik Change  adapter settings


5.       Klik Kanan pada Ethernet > lalu pilih Properti


6.       Setelah itu kita masuk di menu Ethernet Properties > pilih Internet Protocol Version 4(TCP/IP v4)

7.       Lalu klik Properties > tandai pada Use the following IP address

8.       Isi Alamat IP address  dan Subnet Mask seperti pada gambar di bawah ,. > lalu klik Ok > lalu Close
Pada computer server isi IP address dengan 192.168.1.1 dan pada computer client isi dengan 192.168.1.2 Sedangkan pada Subnet Mask isi dengan 255.255.255.0

9.       Lalu kita lakukan uji apakah computer server sudah konek dengan computer client dengan cara kita PING computer server ke computer client maupun sebaliknya ,dengan cara Tekan tombol Windows+R  lalu isi CMD di dilaog RUN lalu ok


10.   Lalu ketik ping(spasi)alamat IP address yang dituju,

Ping merupakan singkatan dari (Packet Internet Groper) adalah program atau sebuah perintah yang digunakan untuk mengecek konektivitas sebuah jaringan. Ping biasanya dipakai menggunakan media Command Prompt di laptop/PC. Command Prompt itu sendiri sering disingkat CMD.

untuk mengecek sebuah koneksi jaringan. Pemahan mudahnya yatitu untuk mengetahui apakah sebuah komputer sudah terhubung dengan komputer lainnya melalui media jaringan misalnya Internet, LAN, dll. Dengan cara ini kita bisa menguji sebuah network apakah sudah terhubung atau belum dengan melihat statistik di CM

Jika mendapatkan balasan "Replay" Jaringan Peer to Peer yang kita buat telah selesai dan siap dipakai

MENDIAGNOSA PERMASALAHAN PADA JARINGAN LAN (LOCAL AREA NETWORK)



Jaringan komputer sangat rawan terhadap gangguan kerusakan dikarenakan banyak faktor yang menyebabkan terjadinya kerusakan dan gangguan pada komputer tersebut. Faktor-faktor yamg dapat menyebabkan terjadinya kerusakan tersebut adalah:

a)      Tegangan listrik
Tegangan listrik dapat menyebabkan gangguan apabila tegangan yang dihasilkan tidak stabil, sering terjadi naik dan turun atau mati mendadak dari sumber PLN.

b)      Mati atau tidak berfungsinya komponen jaringan
Mati atau tidak berfungsinya komponen pendukung jaringan disebabkan oleh korosi (berkarat) dan rusak.
Korosi yang terjadi dikarenakan ruang atau temmpat jaringan yang lembab dan juga pemakaian yang sudah terlalu lama dan tanpa adanya perwatan.

               Dalam system jaringanLAN sering kita menyebut parmasalahan yang menyebabkan seluruh atau sebagian jaringan terganggu disebut jaringan dalam kondisi down. Down dalam jaringan bisa kita artikan sedang turun atau tidak bekerja secara maksimal. Down dapat menyebabkan komunikasi dalam jaringan menjadi lambat  atau tidak bekerja sama sekali. Kondisi tersebut yang perlu ditangani sehingga jaringan dapat bekrja dengan baik dan kembali normal.
               Indikator-indikator yang memberikan isyarat jika terjadi kerusakan atau tidak berfungsinya komponen akan diuraikan sebagai berikut:

a)      Server
Server adalah computer yang biasanya dikhususkan untuk penyimpanan data atau system operasi berbasis network (Network Operating System), berisikan daftar user yang  diperbolehkan masuk ke server tersebut. Jadi apabila komputer server mengalami kerusakan atau gangguan secara otomatis seluruh jaringan tidak berfungsi karena server merupakan pintu masuk dan sebagai pusat jaringan tersebut. Jadi apabila seluruh jaringan tidak dapat berfungsi berarti terjadi gangguan atau kerusakan pada server.

b)      Workstation
Workstation adalah komputer yang memanfaatkan jaringan untuk menghubungkan computer tersebut dengan computer lain atau computer tersebut dengan server. Pemanfaatan jaringan tersebut dapat berupa sharing data, sharing printer, dan sebagainya. Apabila terjadi kerusakan pada computer workstation berarti  computer yang digunakan tidak dapat masuk dalam jaringan sehingga tidak dapat berkomunikasi dengan komputer server maupun computer lain dalam jaringan tersebut.

c)      HUB/Switch
HUB/Switch merupakan terminal atau pembagi signal data bagi kartu jaringan ( Network Card ). Jika HUB mengalami kerusakan berarti seluruh jaringna juga tidak dapat berfungsi untuk berkomunikasi antar workstation atau komputer workstation dengan server. Apabila terjadi kerusakan pada HUB dapat dilihat pada lampu indicator power dan lampu indicator  untuk masing-masing workstation. Apabila lampu indicator power HUB/Switch mati berarti kemungkinan besar  HUB tersebut rusak. Jika ada lampu indicator workstation yang tidak menyyala manyatakan bahwa komputer workstation sedang tidak aktif ( tidak hidup ) atau ada gangguan pada komputer  workstation tersebut.

d)     Networrk Interface Card ( Kartu Jaringan )
Sebuah kartu jaringan ( LAN Card ) yang terpasang pada sebuah komputer server maupun Workstation sehingga komputer dapat dihubungkan kedalam system jaringan. Apabila terjadi gangguan atau kerusakan pada kartu jaringan berakibat pada komputer tersebut tidak dapat masuk dalam system jaringan. Indikator yang dapat  dilihat dalam kerusakan kartu jaringan dan lampu indicator di HUB/Switch saat komputer telah hidup dan konektifitas kabel dari kartu jaringan dan Hub/Switch telah baik.

e)      Kabel dan Konektor
Kabel dan Konektor merupakan media penghubung antara komputer dengan komputer lain atau dengan  peralatan lain yang digunakan untuk membentuk jaringan. Kabel dan Konektor untuk membentuk jaringan. Kabel dan Konektor untuk membuat jaringan LAN yang banyak digunakan ada 3, yaitu :

1)      Jenis kabel Serat Optic menggunakan konektor SC dan ST.
Gangguan atau kerusakan pada kabel jenis Sraat Optic sangat jarang, tetapi memerlukan penangana secara khusus untuk perawatannya.

2)      Jenis kabel UTP dengan konektor RJ45
Gangguan atau keruaskan pada kabel jenis ini  adalah konektor yang tidak terpasnag denga baik (longgar ), susunan pengkabelan yang salah dan kabel putus. Indikasi yang dapat dilihat adalah lampu indicator yang tidak hidup pada kartu jaringan atau pada HUB/Sitch. Jaringan menggunakan kabel UTP kesalahan yang muncul relative sedikit, karena jaringan terpasang menggunakan topologi star, workstation terpasnag secara parallel dengan menggunakan HUB/Switch. Sehingga yang terjadi gangguan hanya pada workstation yang kebelnya mengalami gangguan saja.

3)      Jenis kabel coaxial denga konektor BNC
Kabel jenis Coaxial memiliki akses yang cukup lambat bila dibandingkan jenis kabel lainnya dan sering terjadi gangguan karena konektor yang longgar ( tidak konek ), kabel short dan kabel terbuka resistor pada terminating conector. Short pada pemasangan kabel denga plug konektor ini menyebabkan system jaringan akan down dan komunikasi antar computer berhenti.